Survei dilaksanakan pada bulan Juli 2025 dengan responden mahasiswa aktif dari seluruh program studi, yaitu:
Pengumpulan data dilakukan secara online menggunakan Google Form, dengan instrumen yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya.
Survei kepuasan mahasiswa mencakup tiga bidang utama:
1️⃣ Layanan Proses Pendidikan – meliputi pembelajaran teori, praktik laboratorium, praktik klinik, dan layanan perpustakaan.
2️⃣ Layanan Kemahasiswaan – terkait pelayanan akademik, komunikasi, serta dukungan kegiatan kemahasiswaan.
3️⃣ Layanan Sarana, Prasarana, dan Keuangan – meliputi fasilitas kampus, pengelolaan ruang dan alat, serta transparansi administrasi keuangan.
Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa tingkat kepuasan mahasiswa dominan berada pada kategori “puas” dan “sangat puas” di seluruh aspek.
| Aspek Layanan | Sangat Puas | Puas | Tidak Puas | Sangat Tidak Puas |
|---|---|---|---|---|
| Pendidikan Teori | 40–45% | 40–47% | 10–12% | 2–3% |
| Praktik Laboratorium | 55–61% | 29–33% | 6–7% | 3–4% |
| Praktik Klinik | 46–56% | 37–45% | 5–9% | 2–4% |
| Perpustakaan | 50–53% | 34–36% | 10–12% | 2–3% |
| Kemahasiswaan | 60–70% | 25–30% | 5% | 1–2% |
| Sarana & Prasarana | 40–45% | 45–50% | 10% | 2–3% |
| Keuangan | 42–48% | 44–48% | 8–10% | 1–2% |

Dari hasil tersebut, aspek kemahasiswaan dan praktik laboratorium memperoleh tingkat kepuasan tertinggi, menunjukkan efektivitas pelayanan akademik dan dukungan kegiatan kemahasiswaan yang optimal. Sementara itu, pengelolaan sarana prasarana dan layanan keuangan masih menjadi area yang akan terus diperkuat melalui peningkatan komunikasi, perawatan fasilitas, dan digitalisasi proses administrasi.
Sebagai bentuk komitmen peningkatan mutu berkelanjutan, hasil survei ini telah ditindaklanjuti melalui:
Ketua STIKes Bakti Utama Pati, Irfana Tri Wijayanti, S.Si.T., M.Kes., M.Keb., menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif mahasiswa dalam survei ini.
“Hasil survei menjadi cermin kepuasan dan aspirasi mahasiswa. Kami berkomitmen untuk terus berbenah dan memberikan layanan terbaik, sehingga mahasiswa merasa nyaman dan bangga menjadi bagian dari STIKes Bakti Utama Pati,” ungkapnya.
Pelaksanaan Survei Kepuasan Mahasiswa Semester Genap 2024/2025 menunjukkan bahwa STIKes Bakti Utama Pati berhasil mempertahankan dan meningkatkan mutu layanan akademik maupun non-akademik.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan komitmen kampus dalam mewujudkan pendidikan kesehatan yang unggul, berdaya saing, serta berorientasi pada kepuasan mahasiswa.
Survei dilakukan kepada mahasiswa aktif dari seluruh program studi, meliputi Diploma Tiga Kebidanan, Sarjana Kebidanan (Reguler dan Alih Jenjang), Sarjana Fisioterapi, serta Pendidikan Profesi Bidan — melalui kuesioner digital berbasis Google Form. Instrumen survei mencakup 6 aspek utama:
1️⃣ Layanan Proses Pendidikan Teori
2️⃣ Layanan Praktik Laboratorium
3️⃣ Layanan Praktik Klinik
4️⃣ Layanan Perpustakaan
5️⃣ Layanan Kemahasiswaan
6️⃣ Layanan Sarana, Prasarana, dan Keuangan
Berikut Hasil Survei Kepuasan Mahasiswa STIKes BUP 2024/2025 Semester Ganjil :
| Aspek Layanan | Sangat Puas | Puas | Tidak Puas | Sangat Tidak Puas |
|---|---|---|---|---|
| Proses Pendidikan Teori | 49.73% | 42.74% | 10.44% | 2.07% |
| Praktik Laboratorium | 43.87% | 47.84% | 4.51% | 3.76% |
| Praktik Klinik | 41.90% | 46.67% | 9.84% | 1.59% |
| Perpustakaan | 24.57% | 62.43% | 11.86% | 1.14% |
| Kemahasiswaan | 84.00% | 9.57% | 4.58% | 1.85% |
| Sarana & Prasarana | 31.57% | 56.00% | 8.71% | 3.72% |
| Keuangan | 25.00% | 63.42% | 10.00% | 1.58% |

Sebagai bentuk tindak lanjut, P2M STIKes Bakti Utama Pati bersama unit terkait telah menyusun langkah perbaikan, antara lain:
Ketua STIKes Bakti Utama Pati, Irfana Tri Wijayanti, S.Si.T., M.Kes., M.Keb., menyampaikan bahwa hasil survei ini menjadi dasar penting bagi pengambilan kebijakan peningkatan mutu layanan.
“Kepuasan mahasiswa adalah cerminan dari kualitas layanan pendidikan. Kami berkomitmen untuk terus menjaga dan meningkatkan mutu agar STIKes Bakti Utama Pati menjadi kampus unggul dan berdaya saing,” ujarnya.
Secara keseluruhan, survei menunjukkan bahwa lebih dari 85% mahasiswa STIKes Bakti Utama Pati merasa puas terhadap layanan kampus, yang mencerminkan mutu penyelenggaraan pendidikan yang baik dan terus ditingkatkan.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata implementasi Penjaminan Mutu Internal di lingkungan STIKes Bakti Utama Pati dalam mewujudkan kampus yang unggul, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa.
Kegiatan survei kepuasan tata kelola dan tata pamong menjadi tanggung jawab Pusat Penjaminan Mutu. Ruang lingkup survei kepuasan tata kelola dan tata pamong dalam pedoman ini meliputi aspek:
Pelaksanaan survei kepuasan tata kelola dan tata pamong di semester genap tahun akademik 2023/2024. Populasi dalam survei kepuasan ini adalah pegawai STIKes Bakti Utama Pati yaitu tenaga pendidik (dosen) dan tenaga kependidikan.
Dari hasil survei kepuasan dosen dan tenaga kependidikan terhadap tata kelola dan tata pamong yang meliputi 5 aspek (aspek pemilihan pimpinan, tata pamong, pengelolaan, kepemimpinan serta penjaminan mutu) maka dapat disimpulkan sebagai berikut:
Berdasarkan dari hasil kegiatan yang berhubungan dengan survei kepuasaan dosen dan tenaga kependidikan terhadap tata kelola dan tata pamong, adapun umpan balik dan tindak lanjut diberikan untuk dilakukan perbaikan.
slot gacor]]>Kegiatan survei kepuasan pengelolaan keuangan dan sarana prasarana menjadi tanggung jawab Pusat Penjaminan Mutu. Ruang lingkup survei kepuasan pengelolaan keuangan dan sarana prasarana dalam pedoman ini meliputi aspek:
1. Kepuasan Dosen dan Tenaga Kependidikan terhadap Pengelolaan Keuangan
2. Kepuasan Dosen dan Tenaga Kependidikan terhadap Sarana Prasarana
3.Kepuasan Alumni, Pengguna Alumni, dan Mitra Kerjasama terhadap Pengelolaan Keuangan dan Sarana Prasarana.
Pelaksanaan survei kepuasan pengelolaan keuangan dan sarana prasarana dilakukan pada akhir semester ganjil tahun akademik 2023/2024. Populasi dalam kegiatan survei kepuasan pengelolaan keuangan dan sarana prasarana adalah dosen dan tenaga kependidikan STIKes Bakti Utama Pati.
Dari hasil survei kepuasan dosen, tenaga pendidik, dan pengguna (alumni, pengguna alumni dan mitra kerjasama) terhadap pengelolaan keuangan, sarana dan prasarana) maka dapat disimpulkan sebagai berikut:
Berdasarkan dari hasil kegiatan yang berhubungan dengan survei kepuasaan dosen dan mahasiswa terhadap suasana akademik kampus, adapun umpan balik dan tindak lanjut diberikan untuk dilakukan perbaikan.
]]>Menurut UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dan Sistem Pendidikan Tinggi Indonesia, bahwa penyelenggaraan pendidikan tinggi bertujuan untuk 1) mengembangkan potensi mahasiswa yang beriman dan bertaqwa, berakhal mulia, sehat, cakap, memiliki ilmu pengetahuan yang memadai, mampu bertindak dan berpikir kreatif, mandiri (berkepribadian), terampil, kompeten dan berbudaya; 2) perguruan tinggi mampu menghasilkan lulusan yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, membangun kepentingan nasional dan memiliki daya saing kebangsaan; 3) mampu menghasilkan ilmu pengetahuan demi kemajuan peradaban dan kesejahteraan bangsa, 4) terwujudnya pengabdian kepada masyarakat yang berbasis penelitian, kesejahteraan umum dan juga demi tercapainya pencerdasan bangsa.
Sehubungan dengan hal tersebut untuk mengetahui kepuasan mahasiswa terhadap layanan atas setiap unit kerja yang ada di STIKes Bakti Utama Pati, maka perlu dilakukan evaluasi terhadap semua unit. Pada pelaksanaan layanan unit-unit kerja, mahasiswa, dosen maupun pegawai tidak berhubungan langsung dengan semua unit yang ada sehingga layanan yang diberikan kepada mahasiswa.
Sebagaimana tujuan dari kegiatan survei yaitu mengetahui indeks kepuasan civitas akademika terhadap unit-unit layanan di STIKes Bakti Utama Pati, maka kegiatan survei ini dilaksanakan di STIKes Bakti Utama Pati yang beralamat di Jl. Ki Ageng Selo No.15 Pati.
Pelaksanaan survei dilaksanakan pada bulan Juni 2024. Kegiatan survei kepuasan dilakukan oleh mahasiswa Prodi Diploma Tiga Kebidanan, Prodi Sarjana Kebidanan (Reguler dan Alih Jenjang), dan Prodi Pendidikan Profesi Bidan dengan mengisi kuesioner sesuai dengan unit layanan yang dilakukan survei. Jenis survei yang digunakan adalah deskriptif analisis pendekatan waktu yang digunakan adalah cross sectional artinya tiap subyek survei hanya diobservasi sekali saja dalam satu waktu. Pengukuran dilakukan terhadap variabel kepuasan mahasiswa yang dikumpulkan dalam waktu yang bersamaan dengan variabel proses pendidikan, layanan kemahasiswaan, pengelolaan keuangan, sarana dan prasarana, agar diperoleh data yang lengkap dalam waktu yang relatif cepat. Populasi dalam kegiatan survei ini adalah seluruh mahasiswa Prodi Diploma Tiga Kebidanan, Prodi Sarjana Kebidanan (Reguler dan Alih Jenjang), dan Prodi Pendidikan Profesi Bidan. Jumlah total mahasiswa aktif yang tercatat pada semester Genap tahun akademik 2023/2024 sesuai PPDIKTI adalah sebanyak 872 mahasiswa.

Berdasarkan dari hasil pengolahan kuesioner yang telah dilakukan terkait dengan kepuasan mahasiswa terhadap layanan proses pendidikan, layanan kemahasiswaan, dan layanan penglolaan sarana, prasarana dan keuangan, maka dilakukan perbaikan sesuai dengan usulan.
]]>Kegiatan survei kepuasan suasana akademik menjadi tanggung jawab Pusat Penjaminan Mutu. Ruang lingkup survei kepuasan suasana akademik ,meliputi aspek kepuasan kegiatan suasana akademik kampus bagi mahasiswa dan kepuasan kegiatan suasana akademik kampus bagi dosen. Pelaksanaan survei kepuasan suasana akademik dilakukan pada akhir semester genap tahun akademik 2023/2024. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran angket survei melalui google form yang telah disediakan
Populasi dalam kegiatan survei kepuasan suasana akademik ini adalah mahasiswa dan dosen STIKes Bakti Utama Pati. Adapun metode sampling yang digunakan untuk pengambilan sampel mahasiswa menggunakan total sampling sebanyak 872 mahasiswa dan metode total sampling pada dosen sebanyak 39 dosen.
Dari 872 responden mahasiswa sebagian besar mahasiswa menyatakan puas terhadap kegiatan yang berhubungan dengan suasana akademik kampus sebanyak 621 mahasiswa (71.3%), sedangkan 228 mahasiswa (26.1%) menyatakan cukup puas dan sebanyak 23 mahasiswa (2.6%) menyatakan tidak puas terhadap suasana akademik.
Dari 39 responden dosen sebagian besar menyatakan puas terhadap kegiatan yang berhubungan dengan suasana akademik yang diciptakan kampus sebanyak 34 dosen (87.5%), sedangkan 5 dosen (12.5%) menyatakan cukup puas dan tidak ada dosen yang menyatakan tidak puas.
Berdasarkan dari hasil kegiatan yang berhubungan dengan survei kepuasaan dosen dan mahasiswa terhadap suasana akademik kampus, adapun umpan balik dan tindak lanjut yang dapat diberikan untuk dilakukan perbaikan.
]]>Kepuasan diartikan sebagai suatu kondisi dimana keinginan dan harapan dapat terpenuhi, berarti kepuasan layanan yang diperoleh civitas akademika adalah kenyamanan yang diperoleh oleh civitas akademika di kampus STIKes Bakti Utama Pati atas pelayanan yang diberikan. Setiap layanan yang ada seharusnya dilakukan evaluasi berkesinambungan untuk mengetahui apakah layanan yang diberikan sudah cukup baik atau tidak dan juga bisa diketahui layanan di bagian mana yang sudah memadai atau yang masih perlu dilakukan perbaikan-perbaikan.
Survei kepuasan terhadap layanan publik di STIKes Bakti Utama Pati dilaksanakan untuk mengetahui kualitas layanan atas unit-unit berdasarkan respon dari mahasiswa. Survei kepuasan tersebut juga dilakukan untuk mengetahui efektivitas layanan yang telah dilakukan dan bertujuan meningkatkan kualitas layanan dari setiap di STIKes Bakti Utama Pati.
Sebagaimana tujuan dari kegiatan survei yaitu mengetahui indeks kepuasan civitas akademika terhadap unit-unit layanan di STIKes Bakti Utama Pati, maka kegiatan survei ini dilaksanakan di STIKes Bakti Utama Pati yang beralamat di Jl. Ki Ageng Selo No.15 Pati pada bulan Februari 2023. Jenis survei yang digunakan adalah deskriptif analisis pendekatan waktu yang digunakan adalah cross sectional.
Dalam pelaksanaan survei kepuasan mahasiswa terkait layanan kemahasiswaan, layanan perpustakaan dan layanan pengelolaan sarana prasarana dan keuangan semester genap tahun akademik 2022/2023, sampel yang diambil menggunakan teknik total sampling dan purposive sampling. Kriteria responden yang digunakan dalam kegiatan survei kepuasan civitas semester genap tahun akademik 2022/2023 adalah seluruh mahasiswa aktif yang tercatat dalam PDDIKTI pada semester genap tahun akademik 2022/2023. Sehingga jumlah responden untuk total sampling pada survei ini adalah 648 responden dan untuk aspek pendidikan pratik laboratorium dengan teknik purposive sampling sebanyak 59 responden.
Pada aspek pendidikan teori, hasil survei digambarkan dalam diagram berikut:

Diagram di atas menunjukkan tingkat kepuasan mahasiswa terhadap proses pembelajaran dengan hasil penilaian dalam kategori sangat puas sebanyak 208 mahasiswa (32.1%), kategori puas sebanyak 299 mahasiswa (46.1%), kategori tidak puas sebanyak 136 mahasiswa (21%) dan kategori sangat tidak puas sebanyak 5 mahasiswa (0.8%).
Mahasiswa mengatakan sangat puas dengan ruang kuliah yang tertata dengan bersih, rapi, sejuk, dan nyaman. Mahasiswa merasa puas dengan materi perkuliahan yang diberikan secara jelas oleh dosen. Mahasiswa mengatakan bahwa tenaga kependidikan memberikan pelayanan administrasi dengan baik dan membantu mahasiswa dalam pemenuhan sarana prasarana pembelajaran.
Pada aspek pendidikan praktik laboratorium, hasil survei digambarkan dalam diagram berikut:

Berdasarkan diagram diatas diketahui bahwa kepuasan mahasiswa terhadap mutu layanan laboratorium pada kategori sangat puas yaitu sebanyak 14 mahasiswa (24.1%), kategori puas yaitu sebanyak 34 mahasiswa (58.6%), kategori tidak puas sebanyak 9 mahasiswa (15.5%), dan sangat tidak puas sebanyak 1 mahasiswa (1.7%).
Mahasiswa mengatakan sangat puas dan puas karena terdapat alat-alat modern yang menunjang pembelajaran laboratorium, sarana prasarana yang lengkap seperti AC dan ruangan yang rapi, bersih, pencahayaan yang baik, dan luas, beberapa staf laboran bersikap ramah, dan memberikan pelayanan yang baik terkait peminjaman dan pengembalian alat serta persiapan ruang, dan dosen memberikan demonstrasi praktikum dengan baik sehingga mahasiswa mudah memahami pembelajaran laboratorium.
Beberapa mahasiswa merasa tidak puas karena jadwal pembelajaran laboratorium yang sering mengalami perubahan di mana dosen tidak dapat hadir sesuai jadwal yang telah ditetapkan dikarenakan adanya kepentingan yang lebih urgent.
Pada aspek pendidikan praktik klinik, hasil survei digambarkan dalam diagram berikut:

Berdasarkan diagram di atas diketahui bahwa kepuasan mahasiswa terhadap mutu layanan bimbingan praktik klinik meliputi orientasi rumah sakit dan ruangan, bimbingan CI dan pembimbing akademik, penugasan, dan sarana prasarana pendukung pecapaian kompetensi pada katergori sangat puas yaitu sebanyak 263 mahasiswa (40.7%), kategori puas yaitu sebanyak 312 mahasiswa (48.1%), kategori tidak puas sebanyak 63 mahasiswa (9.7%) dan sangat tidak puas sebanyak 10 mahasiswa (1.5%).
Mahasiswa mengatakan sangat puas dan puas karena CI, kepala ruang dan bidan memfasilitasi pencapaian kompetensi mahasiswa. Mahasiswa diberikan kebebasan mengekspresikan diri untuk mencapai kompetensi sehingga mahasiswa menikmati praktik klinik dan merasa lebih paham, terampil dan beretika setelah praktik. CI mengarahkan dan membimbing mahasiswa dalam pencapaian target. Pembimbing akademik memfasilitasi bimbingan dan konsultasi dengan baik terkait pencapaian target kompetensi mahasiswa.
Pada aspek layanan perpustakaan, hasil survei digambarkan dalam diagram berikut:

Berdasarkan diagram di atas diketahui bahwa kepuasan mahasiswa terhadap mutu layanan perpustakaan meliputi sarana prasarana, koleksi, sirkulasi dan referensi pada kategori sangat puas yaitu sebanyak 141 mahasiswa (21.7%), kategori puas yaitu sebanyak 395 mahasiswa (61%), kategori tidak puas sebanyak 108 mahasiswa (16.7%) dan sangat tidak puas sebanyak 4 mahasiswa (0.6%).
Mahasiswa mengatakan sangat puas dan puas karena suasana di perpustakaan tidak gaduh dan nyaman, penataan kursi dan meja baca strategis, rapi dan bersih, tersedia komputer untuk mengakses katalog perpustakaan, dan petugas perpustakaan memberikan pelayanan dengan ramah dan baik. Beberapa mahasiswa mengatakan tidak puas dan sangat tidak puas karena mahasiswa membutuhkan waktu mengantri untuk meminjam buku yang dibutuhkan karena terbatasnya jumlah buku, buku-buku koleksi penunjang ilmu kebidanan belum update, judul buku referensi yang kurang lengkap, dan jumlah e-book yang terbatas.
Pada aspek layanan kemahasiswaan, hasil survei digambarkan dalam diagram berikut:

Berdasarkan diagram tersebut dapat diketahui bahwa sebagian besar kepuasan mahasiswa dalam kategori sangat puas terhadap pelayanan dosen, tenaga kependidikan, pengelola maupun sarana dan prasarana yaitu sebanyak 102 mahasiswa (4%), kemudian kategori puas sebanyak 427 mahasiswa (65.8%), kategori tidak puas sebanyak 94 mahasiswa (14.5%) dan kategori sangat tidak puas sebanyak 25 mahasiswa (3.9%).
Mahasiswa mengatakan sangat puas dan puas karena dosen mempunyai kepedulian dalam memberikan perhatian kepada mahasiswa, tenaga kependidikan mempunyai keandalan dan kemampuan dalam memberikan pelayanan terhadap mahasiswa, dan pengelola program studi dan perguruan tinggi memberikan pelayanan sesuai dengan ketentuan.
Pada aspek layanan pengelolaan sarana, prasarana, dan keuangan, hasil survei digambarkan dalam diagram berikut:

Berdasarkan diagram diatas dari 648 responden mahasiswa sebanyak 149 mahasiswa (23%) menyatakan sangat puas, sebanyak 363 mahasiswa (56%) merasa puas, sebanyak 97 mahasiswa (15%) merasa tidak puas dan sebanyak 39 mahasiswa (6%) menyatakan sangat tidak puas dengan pengelolaan sarana dan prasarana pada semester ganjil tahun akademik 2022/2023.
Mahasiswa mengatakan sangat puas dan puas dengan mekanisme playanan di bagian peminjaman dan pengembalian sarana pembelajaran yang mudah diakses dan cepat. Petugas bagian sarpras memiliki ketelitian dalam mengecek sarana dan prasarana yang akan dipinjam dan yang telah dikembalikan. Beberapa mahasiswa menyatakan tidak puas karena jaringan internet yang tidak stabil di beberapa ruang.
Pada aspek layanan pengelolaan keuangan, hasil survei digambarkan dalam diagram berikut:

Berdasarkan diagram diatas dari 648 responden mahasiswa sebanyak 97 mahasiswa (15.0%) menyatakan sangat puas dengan pengelolaan keuangan pada semester ganjil tahun akademik 2022/2023 dan kategori puas sebanyak 478 mahasiswa (73.8%) sedangkan kategori tidak puas sebanyak 67 mahasiswa (10.3%) dan sebanyak 6 mahasiswa (0.9%) menyatakan sangat tidak puas. Melihat hasil kepuasan mahasiswa maka pengelolaan keuangan tetap harus ditingkatkan.
Mahasiswa mengatakan sangat puas dan puas dengan petugas bagian administrasi keuangan memberikan pelayanan yang memuaskan, cepat, dan memiliki sifat sopan, ramah, jujur, dan dapat dipercaya.
Tindak lanjut STIKes Bakti Utama Pati atas hasil survei kepuasan mahasiswa ialah meningkatkan kualitas pelayanan baik dalam pembelajaran teori, laboratorium, dan praktik klinik, layanan perpustakaan, layanan bidang kemahasiswaan, keuangan dan sarana prasarana; Memaksimalkan sarana dan prasarana dengan melakukan penambahan titik akses internet (router) pada tempat dengan jangkauan jaringan wifi yang rendah; melakukan pengecekan berkala serta perawatan pada sarana prasarana pembelajaran; Meningkatkan jumlah koleksi perpustakaan terkait ilmu kebidanan terbaru/ terupdate sesuai dengan mata kuliah per semester baik Prodi Diploma Tiga, Sarjana, dan Profesi Bidan; Melakukan sosialisasi kepada seluruh mahasiswa terkait pemanfaatan e-book di perpustakaan; Menambahkan jumlah koleksi buku minimal 3 eksemplar buku per judul; serta memonitoring dan mengevaluasi pelayanan setiap unit-unit kerja yang ada di STIKes Bakti Utama Pati. Dengan dilakukannya survei kepuasan mahasiswa ini, diharapkan mampu mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan institusi dan menjaga kepercayaan masyarakat kepada STIKes Bakti Utama Pati.
]]>Kepuasan diartikan sebagai suatu kondisi dimana keinginan dan harapan dapat terpenuhi, berarti kepuasan layanan yang diperoleh civitas akademika adalah kenyamanan yang diperoleh oleh civitas akademika di kampus STIKes Bakti Utama Pati atas pelayanan yang diberikan. Setiap layanan yang ada seharusnya dilakukan evaluasi berkesinambungan untuk mengetahui apakah layanan yang diberikan sudah cukup baik atau tidak dan juga bisa diketahui layanan di bagian mana yang sudah memadai atau yang masih perlu dilakukan perbaikan-perbaikan.
Survei kepuasan terhadap layanan publik di STIKes Bakti Utama Pati dilaksanakan untuk mengetahui kualitas layanan atas unit-unit berdasarkan respon dari mahasiswa. Survei kepuasan tersebut juga dilakukan untuk mengetahui efektivitas layanan yang telah dilakukan dan bertujuan meningkatkan kualitas layanan dari setiap di STIKes Bakti Utama Pati.
Sebagaimana tujuan dari kegiatan survei yaitu mengetahui indeks kepuasan civitas akademika terhadap unit-unit layanan di STIKes Bakti Utama Pati, maka kegiatan survei ini dilaksanakan di STIKes Bakti Utama Pati yang beralamat di Jl. Ki Ageng Selo No.15 Pati pada bulan Agustus 2022. Jenis survei yang digunakan adalah deskriptif analisis pendekatan waktu yang digunakan adalah cross sectional.
Dalam pelaksanaan survei kepuasan mahasiswa terkait layanan kemahasiswaan, layanan perpustakaan dan layanan pengelolaan sarana prasarana dan keuangan semester genap tahun akademik 2021/2022, sampel yang diambil menggunakan teknik total sampling. Kriteria responden yang digunakan dalam kegiatan survei kepuasan civitas semester genap tahun akademik 2021/2022 adalah seluruh mahasiswa aktif yang tercatat dalam PDDIKTI pada semester genap tahun akademik 2021/2022. Sehingga jumlah responden pada survei ini adalah 239 responden.
Pada aspek pendidikan teori, hasil survei digambarkan dalam diagram berikut:

Berdasarkan diagram diatas menunjukkan tingkat kepuasan mahasiswa terhadap proses pembelajaran menunjukkan hasil penilaian dalam kategori sangat puas sebesar 48 mahasiswa (20%), kategori puas sebanyak 181 mahasiswa (76%), kategori tidak puas sebesar 10 mahasiswa (4%) dan kategori sangat tidak puas sebesar 0%.
Mahasiswa mengatakan sangat puas dengan ruang kuliah yang tertata dengan bersih, rapi, sejuk, dan nyaman. Mahasiswa merasa puas dengan materi perkuliahan yang diberikan secara jelas oleh dosen. Mahasiswa mengatakan bahwa tenaga kependidikan memberikan pelayanan administrasi dengan baik dan membantu mahasiswa dalam pemenuhan sarana prasarana pembelajaran. Mahasiswa mengatakan puas dengan bimbingan konseling oleh dosen pembimbing akademik (PA) karena dapat membantu menyelesaikan permalasahan mahasiswa di bidang akademik. Selain itu, tersedia fasilitas internet (wifi) di semua area seperti ruang kuliah termasuk asrama. Mahasiswa juga mengatakan bahwa terdapat sarana pengembangan minat dan bakat yang dapat diikuti oleh mahasiswa.
Pada aspek pendidikan praktik laboratorium, hasil survei digambarkan dalam diagram berikut:

Berdasarkan diagram diatas diketahui bahwa kepuasan mahasiswa terhadap mutu layanan laboratorium pada kategori sangat puas yaitu sebesar 54 mahasiswa (69%), kategori puas yaitu sebesar 24 mahasiswa (31%), kategori tidak puas dan sangat tidak puas sebesar 0%.
Mahasiswa mengatakan sangat puas dan puas karena terdapat alat-alat modern yang menunjang pembelajaran laboratorium, sarana prasarana yang lengkap seperti AC dan ruangan luas, staf laboran bersikap ramah dan memberikan pelayanan yang baik terkait peminjaman dan pengembalian alat, dan dosen memberikan demonstrasi praktikum dengan baik sehingga mahasiswa mudah memahami pembelajaran laboratorium.
Pada aspek pendidikan praktik klinik, hasil survei digambarkan dalam diagram berikut:

Berdasarkan diagram di atas diketahui bahwa kepuasan mahasiswa terhadap mutu layanan bimbingan praktik klinik meliputi orientasi rumah sakit dan ruangan, bimbingan CI dan pembimbing akademik, penugasan, dan sarana prasarana pendukung pecapaian kompetensi pada katergori sangat puas yaitu sebesar 38 mahasiswa (78%), kategori puas yaitu sebesar 10 mahasiswa (22%), kategori tidak puas dan sangat tidak puas sebesar 0%.
Mahasiswa mengatakan sangat puas dan puas karena CI, kepala ruang dan bidan memfasilitasi pencapaian kompetensi mahasiswa. Mahasiswa diberikan kebebasan mengekspresikan diri untuk mencapai kompetensi sehingga mahasiswa menikmati praktik klinik dan merasa lebih paham, terampil dan beretika setelah praktik. CI mengarahkan dan membimbing mahasiswa dalam pencapaian target. Pembimbing akademik memfasilitasi bimbingan dan konsultasi dengan baik terkait pencapaian target kompetensi mahasiswa.
Pada aspek layanan perpustakaan, hasil survei digambarkan dalam diagram berikut:

Berdasarkan diagram di atas diketahui bahwa kepuasan mahasiswa terhadap mutu layanan perpustakaan meliputi sarana prasarana, koleksi, sirkulasi dan referensi pada kategori sangat puas yaitu sebanyak 44 mahasiswa (16%), kategori puas yaitu sebanyak 223 mahasiswa (81%), kategori tidak puas sebanyak 5 mahasiswa (5%) dan sangat tidak puas sebanyak 2 mahasiswa (1%). Mahasiswa mengatakan sangat puas dan puas karena suasana di perpustakaan tidak gaduh dan nyaman, penataan kursi dan meja baca strategis, rapi dan bersih, tersedia komputer untuk mengakses katalog perpustakaan, dan petugas perpustakaan memberikan pelayanan dengan ramah dan baik. Beberapa mahasiswa mengatakan tidak puas dan sangat tidak puas karena buku-buku koleksi penunjang ilmu kebidanan belum update dan jumlah e-book yang terbatas.
Pada aspek layanan kemahasiswaan, hasil survei digambarkan dalam diagram berikut:

Berdasarkan diagram tersebut dapat diketahui bahwa sebagian besar kepuasan mahasiswa dalam kategori sangat puas terhadap pelayanan dosen, tenaga kependidikan, pengelola maupun sarana dan prasarana yaitu sebesar 4%, kemudian kategori puas sebesar 90%, kategori tidak puas sebesar 5% dan kategori sangat tidak puas sebesar 1%.
Mahasiswa mengatakan sangat puas dan puas karena dosen mempunyai kepedulian dalam memberikan perhatian kepada mahasiswa, tenaga kependidikan mempunyai keandalan dan kemampuan dalam memberikan pelayanan terhadap mahasiswa, dan pengelola program studi dan perguruan tinggi memberikan pelayanan sesuai dengan ketentuan.
Pada aspek layanan pengelolaan sarana, prasarana, dan keuangan, hasil survei digambarkan dalam diagram berikut:

Berdasarkan diagram diatas dari 274 responden mahasiswa sebanyak 10 mahasiswa (4%) menyatakan sangat puas, sebanyak 255 mahasiswa (93%) puas, sebanyak 9 mahasiswa (3%) tidak puas dan tidak ada mahasiswa menyatakan sangat tidak puas dengan pengelolaan sarana dan prasarana pada semester genap tahun akademik 2021/2022. Mahasiswa mengatakan sangat puas dan puas dengan mekanisme playanan di bagian peminjaman dan pengembalian sarana pembelajaran yang mudah diakses dan cepat. Petugas bagian sarpras memiliki ketelitian dalam mengecek sarana dan prasarana yang akan dipinjam dan yang telah dikembalikan.
Pada aspek layanan pengelolaan keuangan, hasil survei digambarkan dalam diagram berikut:

Berdasarkan diagram diatas dari 274 responden mahasiswa sebanyak 8 mahasiswa (3%) menyatakan sangat puas dengan pengelolaan keuangan pada semester genap tahun akademik 2021/2022 dan kategori puas sebanyak 258 mahasiswa (94%) sedangkan kategori tidak puas sebanyak 5 mahasiswa (2%) dan sebanyak 3 mahasiswa (1%) menyatakan sangat tidak puas. Melihat hasil kepuasan mahasiswa maka pengelolaan keuangan tetap harus dipertahankan dan ditingkatkan. Mahasiswa mengatakan sangat puas dan puas dengan petugas bagian administrasi keuangan memberikan pelayanan yang memuaskan, cepat, dan memiliki sifat sopan, ramah, jujur, dan dapat dipercaya.
Tindak lanjut STIKes Bakti Utama Pati atas hasil survei kepuasan mahasiswa ialah meningkatkan kualitas pelayanan baik dalam pembelajaran teori, laboratorium, dan praktik klinik, layanan perpustakaan, layanan bidang kemahasiswaan, keuangan dan sarana prasarana; meningkatkan motivasi kepada tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan pengelola untuk dapat memberikan layanan dengan cepat, tanggap dan penuh perhatian; serta memonitoring dan mengevaluasi pelayanan setiap unit-unit kerja yang ada di STIKes Bakti Utama Pati. Dengan dilakukannya survei kepuasan mahasiswa ini, diharapkan mampu mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan institusi dan menjaga kepercayaan masyarakat kepada STIKes Bakti Utama Pati.
]]>