Kegiatan survei kepuasan tata kelola dan tata pamong menjadi tanggung jawab Pusat Penjaminan Mutu. Ruang lingkup survei kepuasan tata kelola dan tata pamong dalam pedoman ini meliputi aspek:
Pelaksanaan survei kepuasan tata kelola dan tata pamong di semester genap tahun akademik 2023/2024. Populasi dalam survei kepuasan ini adalah pegawai STIKes Bakti Utama Pati yaitu tenaga pendidik (dosen) dan tenaga kependidikan.
Dari hasil survei kepuasan dosen dan tenaga kependidikan terhadap tata kelola dan tata pamong yang meliputi 5 aspek (aspek pemilihan pimpinan, tata pamong, pengelolaan, kepemimpinan serta penjaminan mutu) maka dapat disimpulkan sebagai berikut:
Berdasarkan dari hasil kegiatan yang berhubungan dengan survei kepuasaan dosen dan tenaga kependidikan terhadap tata kelola dan tata pamong, adapun umpan balik dan tindak lanjut diberikan untuk dilakukan perbaikan.
slot gacor]]>Kegiatan survei kepuasan pengelolaan keuangan dan sarana prasarana menjadi tanggung jawab Pusat Penjaminan Mutu. Ruang lingkup survei kepuasan pengelolaan keuangan dan sarana prasarana dalam pedoman ini meliputi aspek:
1. Kepuasan Dosen dan Tenaga Kependidikan terhadap Pengelolaan Keuangan
2. Kepuasan Dosen dan Tenaga Kependidikan terhadap Sarana Prasarana
3.Kepuasan Alumni, Pengguna Alumni, dan Mitra Kerjasama terhadap Pengelolaan Keuangan dan Sarana Prasarana.
Pelaksanaan survei kepuasan pengelolaan keuangan dan sarana prasarana dilakukan pada akhir semester ganjil tahun akademik 2023/2024. Populasi dalam kegiatan survei kepuasan pengelolaan keuangan dan sarana prasarana adalah dosen dan tenaga kependidikan STIKes Bakti Utama Pati.
Dari hasil survei kepuasan dosen, tenaga pendidik, dan pengguna (alumni, pengguna alumni dan mitra kerjasama) terhadap pengelolaan keuangan, sarana dan prasarana) maka dapat disimpulkan sebagai berikut:
Berdasarkan dari hasil kegiatan yang berhubungan dengan survei kepuasaan dosen dan mahasiswa terhadap suasana akademik kampus, adapun umpan balik dan tindak lanjut diberikan untuk dilakukan perbaikan.
]]>Menurut UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dan Sistem Pendidikan Tinggi Indonesia, bahwa penyelenggaraan pendidikan tinggi bertujuan untuk 1) mengembangkan potensi mahasiswa yang beriman dan bertaqwa, berakhal mulia, sehat, cakap, memiliki ilmu pengetahuan yang memadai, mampu bertindak dan berpikir kreatif, mandiri (berkepribadian), terampil, kompeten dan berbudaya; 2) perguruan tinggi mampu menghasilkan lulusan yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, membangun kepentingan nasional dan memiliki daya saing kebangsaan; 3) mampu menghasilkan ilmu pengetahuan demi kemajuan peradaban dan kesejahteraan bangsa, 4) terwujudnya pengabdian kepada masyarakat yang berbasis penelitian, kesejahteraan umum dan juga demi tercapainya pencerdasan bangsa.
Sehubungan dengan hal tersebut untuk mengetahui kepuasan mahasiswa terhadap layanan atas setiap unit kerja yang ada di STIKes Bakti Utama Pati, maka perlu dilakukan evaluasi terhadap semua unit. Pada pelaksanaan layanan unit-unit kerja, mahasiswa, dosen maupun pegawai tidak berhubungan langsung dengan semua unit yang ada sehingga layanan yang diberikan kepada mahasiswa.
Sebagaimana tujuan dari kegiatan survei yaitu mengetahui indeks kepuasan civitas akademika terhadap unit-unit layanan di STIKes Bakti Utama Pati, maka kegiatan survei ini dilaksanakan di STIKes Bakti Utama Pati yang beralamat di Jl. Ki Ageng Selo No.15 Pati.
Pelaksanaan survei dilaksanakan pada bulan Juni 2024. Kegiatan survei kepuasan dilakukan oleh mahasiswa Prodi Diploma Tiga Kebidanan, Prodi Sarjana Kebidanan (Reguler dan Alih Jenjang), dan Prodi Pendidikan Profesi Bidan dengan mengisi kuesioner sesuai dengan unit layanan yang dilakukan survei. Jenis survei yang digunakan adalah deskriptif analisis pendekatan waktu yang digunakan adalah cross sectional artinya tiap subyek survei hanya diobservasi sekali saja dalam satu waktu. Pengukuran dilakukan terhadap variabel kepuasan mahasiswa yang dikumpulkan dalam waktu yang bersamaan dengan variabel proses pendidikan, layanan kemahasiswaan, pengelolaan keuangan, sarana dan prasarana, agar diperoleh data yang lengkap dalam waktu yang relatif cepat. Populasi dalam kegiatan survei ini adalah seluruh mahasiswa Prodi Diploma Tiga Kebidanan, Prodi Sarjana Kebidanan (Reguler dan Alih Jenjang), dan Prodi Pendidikan Profesi Bidan. Jumlah total mahasiswa aktif yang tercatat pada semester Genap tahun akademik 2023/2024 sesuai PPDIKTI adalah sebanyak 872 mahasiswa.

Berdasarkan dari hasil pengolahan kuesioner yang telah dilakukan terkait dengan kepuasan mahasiswa terhadap layanan proses pendidikan, layanan kemahasiswaan, dan layanan penglolaan sarana, prasarana dan keuangan, maka dilakukan perbaikan sesuai dengan usulan.
]]>Kegiatan survei kepuasan suasana akademik menjadi tanggung jawab Pusat Penjaminan Mutu. Ruang lingkup survei kepuasan suasana akademik ,meliputi aspek kepuasan kegiatan suasana akademik kampus bagi mahasiswa dan kepuasan kegiatan suasana akademik kampus bagi dosen. Pelaksanaan survei kepuasan suasana akademik dilakukan pada akhir semester genap tahun akademik 2023/2024. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran angket survei melalui google form yang telah disediakan
Populasi dalam kegiatan survei kepuasan suasana akademik ini adalah mahasiswa dan dosen STIKes Bakti Utama Pati. Adapun metode sampling yang digunakan untuk pengambilan sampel mahasiswa menggunakan total sampling sebanyak 872 mahasiswa dan metode total sampling pada dosen sebanyak 39 dosen.
Dari 872 responden mahasiswa sebagian besar mahasiswa menyatakan puas terhadap kegiatan yang berhubungan dengan suasana akademik kampus sebanyak 621 mahasiswa (71.3%), sedangkan 228 mahasiswa (26.1%) menyatakan cukup puas dan sebanyak 23 mahasiswa (2.6%) menyatakan tidak puas terhadap suasana akademik.
Dari 39 responden dosen sebagian besar menyatakan puas terhadap kegiatan yang berhubungan dengan suasana akademik yang diciptakan kampus sebanyak 34 dosen (87.5%), sedangkan 5 dosen (12.5%) menyatakan cukup puas dan tidak ada dosen yang menyatakan tidak puas.
Berdasarkan dari hasil kegiatan yang berhubungan dengan survei kepuasaan dosen dan mahasiswa terhadap suasana akademik kampus, adapun umpan balik dan tindak lanjut yang dapat diberikan untuk dilakukan perbaikan.
]]>Kepuasan diartikan sebagai suatu kondisi dimana keinginan dan harapan dapat terpenuhi, berarti kepuasan layanan yang diperoleh civitas akademika adalah kenyamanan yang diperoleh oleh civitas akademika di kampus STIKes Bakti Utama Pati atas pelayanan yang diberikan. Setiap layanan yang ada seharusnya dilakukan evaluasi berkesinambungan untuk mengetahui apakah layanan yang diberikan sudah cukup baik atau tidak dan juga bisa diketahui layanan di bagian mana yang sudah memadai atau yang masih perlu dilakukan perbaikan-perbaikan.
Survei kepuasan terhadap layanan publik di STIKes Bakti Utama Pati dilaksanakan untuk mengetahui kualitas layanan atas unit-unit berdasarkan respon dari mahasiswa. Survei kepuasan tersebut juga dilakukan untuk mengetahui efektivitas layanan yang telah dilakukan dan bertujuan meningkatkan kualitas layanan dari setiap di STIKes Bakti Utama Pati.
Sebagaimana tujuan dari kegiatan survei yaitu mengetahui indeks kepuasan civitas akademika terhadap unit-unit layanan di STIKes Bakti Utama Pati, maka kegiatan survei ini dilaksanakan di STIKes Bakti Utama Pati yang beralamat di Jl. Ki Ageng Selo No.15 Pati pada bulan Agustus 2023. Jenis survei yang digunakan adalah deskriptif analisis pendekatan waktu yang digunakan adalah cross sectional.
Dalam pelaksanaan survei kepuasan mahasiswa terkait layanan kemahasiswaan, layanan perpustakaan dan layanan pengelolaan sarana prasarana dan keuangan semester genap tahun akademik 2022/2023, sampel yang diambil menggunakan teknik total sampling dan purposive sampling. Kriteria responden yang digunakan dalam kegiatan survei kepuasan civitas semester ganjil tahun akademik 2022/2023 adalah seluruh mahasiswa aktif yang tercatat dalam PDDIKTI pada semester genap tahun akademik 2022/2023. Sehingga jumlah responden untuk total sampling pada survei ini adalah 508 responden dan untuk aspek pendidikan pratik laboratorium dengan teknik purposive sampling sebanyak 59 responden.
Pada aspek pendidikan teori, hasil survei digambarkan dalam diagram berikut:

Diagram di atas menunjukkan tingkat kepuasan mahasiswa terhadap proses pembelajaran dengan hasil penilaian dalam kategori sangat puas sebanyak 243 mahasiswa (38.3%), kategori puas sebanyak 231 mahasiswa (36.4%), kategori tidak puas sebanyak 153 mahasiswa (24.1%) dan kategori sangat tidak puas sebanyak 7 mahasiswa (1.1%).
Mahasiswa mengatakan sangat puas dengan ruang kuliah yang tertata dengan bersih, rapi, sejuk, dan nyaman. Mahasiswa merasa puas dengan materi perkuliahan yang diberikan secara jelas oleh dosen. Mahasiswa mengatakan bahwa tenaga kependidikan memberikan pelayanan administrasi dengan baik dan membantu mahasiswa dalam pemenuhan sarana prasarana pembelajaran.
Pada aspek pendidikan praktik laboratorium, hasil survei digambarkan dalam diagram berikut:

Berdasarkan diagram diatas diketahui bahwa kepuasan mahasiswa terhadap mutu layanan laboratorium pada kategori sangat puas yaitu sebanyak 14 mahasiswa (24.1%), kategori puas yaitu sebanyak 34 mahasiswa (58.6%), kategori tidak puas sebanyak 9 mahasiswa (15.5%), dan sangat tidak puas sebanyak 1 mahasiswa (1.7%).
Mahasiswa mengatakan sangat puas dan puas karena terdapat penambahan beberapa alat modern yang menunjang pembelajaran laboratorium, sarana prasarana yang lengkap seperti AC dan ruangan yang rapi, bersih, pencahayaan yang baik, dan luas, beberapa staf laboran bersikap ramah, dan memberikan pelayanan yang baik terkait peminjaman dan pengembalian alat serta persiapan ruang, dan dosen memberikan demonstrasi praktikum dengan baik sehingga mahasiswa mudah memahami pembelajaran laboratorium.
Beberapa mahasiswa merasa tidak puas karena jadwal pembelajaran laboratorium yang sering mengalami perubahan di mana dosen tidak dapat hadir sesuai jadwal yang telah ditetapkan dikarenakan adanya kepentingan yang lebih urgent. Selain itu, beberapa mahasiswa menilai beberapa alat praktikum yang tersedia kurang layak untuk digunakan sebagai media praktikum seperti sphygmomanometer. Serta keluhan mahasiswa secara personalia, beberapa laboran terkesan kurang ramah kepada mahasiswa.
Pada aspek pendidikan praktik klinik, hasil survei digambarkan dalam diagram berikut:

Berdasarkan diagram di atas diketahui bahwa kepuasan mahasiswa terhadap mutu layanan bimbingan praktik klinik meliputi orientasi rumah sakit dan ruangan, bimbingan CI dan pembimbing akademik, penugasan, dan sarana prasarana pendukung pecapaian kompetensi pada katergori sangat puas yaitu sebanyak 251 mahasiswa (39.6%), kategori puas yaitu sebanyak 230 mahasiswa (36.3%), kategori tidak puas sebanyak 143 mahasiswa (22.6%) dan sangat tidak puas sebanyak 10 mahasiswa (1.6%).
Mahasiswa mengatakan sangat puas dan puas karena CI, kepala ruang dan bidan memfasilitasi pencapaian kompetensi mahasiswa. Mahasiswa diberikan kebebasan mengekspresikan diri untuk mencapai kompetensi sehingga mahasiswa menikmati praktik klinik dan merasa lebih paham, terampil dan berkembang setelah praktik. CI mengarahkan dan membimbing mahasiswa dalam pencapaian target. Pembimbing akademik memfasilitasi bimbingan dan konsultasi dengan baik terkait pencapaian target kompetensi mahasiswa.
Pada aspek layanan perpustakaan, hasil survei digambarkan dalam diagram berikut:

Berdasarkan diagram di atas diketahui bahwa kepuasan mahasiswa terhadap mutu layanan perpustakaan meliputi sarana prasarana, koleksi, sirkulasi dan referensi pada kategori sangat puas yaitu sebanyak 134 mahasiswa (20.6%), kategori puas yaitu sebanyak 388 mahasiswa (61.2%), kategori tidak puas sebanyak 108 mahasiswa (17%) dan sangat tidak puas sebanyak 4 mahasiswa (0.6%).
Mahasiswa mengatakan sangat puas dan puas karena suasana di perpustakaan tidak gaduh dan nyaman, penataan kursi dan meja baca strategis, rapi dan bersih, tersedia komputer untuk mengakses katalog perpustakaan, dan petugas perpustakaan memberikan pelayanan dengan ramah dan baik. Beberapa mahasiswa mengatakan tidak puas dan sangat tidak puas karena buku-buku koleksi penunjang ilmu kebidanan belum update, judul buku referensi yang kurang lengkap, jumlah e-book yang terbatas, dan mahasiswa masih merasa bingung terhadap alur peminjaman buku, cara akses e-book, dan penggunaan e-library.
Pada aspek layanan kemahasiswaan, hasil survei digambarkan dalam diagram berikut:

Berdasarkan diagram tersebut dapat diketahui bahwa sebagian besar kepuasan mahasiswa dalam kategori sangat puas terhadap pelayanan dosen, tenaga kependidikan, pengelola maupun sarana dan prasarana yaitu sebanyak 95 mahasiswa (14.98%), kemudian kategori puas sebanyak 420 mahasiswa (66.24%), kategori tidak puas sebanyak 94 mahasiswa (14.82%) dan kategori sangat tidak puas sebanyak 25 mahasiswa (3.94%).
Mahasiswa mengatakan sangat puas dan puas karena dosen mempunyai kepedulian dalam memberikan perhatian kepada mahasiswa, tenaga kependidikan mempunyai keandalan dan kemampuan dalam memberikan pelayanan terhadap mahasiswa, dan pengelola program studi dan perguruan tinggi memberikan pelayanan sesuai dengan ketentuan. Mahasiswa mengatakan tidak puas karena dosen slow response dalam melakukan bimbingan skripsi dan kurang cepat dalam menanggapi konsultasi via chatting, respon tenaga pengajar serta tenaga kepegawaian yang kurang ramah kepada mahasiswa serta jaringan wifi yang tersedia sering mengalami trouble.
Pada aspek layanan pengelolaan sarana, prasarana, dan keuangan, hasil survei digambarkan dalam diagram berikut:

Berdasarkan diagram diatas dari 634 responden mahasiswa sebanyak 142 mahasiswa (22.39%) menyatakan sangat puas, sebanyak 360 mahasiswa (56.78%) merasa puas, sebanyak 93 mahasiswa (14.66%) merasa tidak puas dan sebanyak 39 mahasiswa (6.15%) menyatakan sangat tidak puas dengan pengelolaan sarana dan prasarana pada semester genap tahun akademik 2022/2023.
Mahasiswa mengatakan sangat puas dan puas dengan mekanisme playanan di bagian peminjaman dan pengembalian sarana pembelajaran yang mudah diakses dan cepat. Petugas bagian sarpras memiliki ketelitian dalam mengecek sarana dan prasarana yang akan dipinjam dan yang telah dikembalikan. Mahasiswa mengatakan tidak puas karena petugas kurang tanggap terhadap sarpras yang telah rusak, seperti laptop yang lemot dan wifi yang kadang error.
Pada aspek layanan pengelolaan keuangan, hasil survei digambarkan dalam diagram berikut:

Berdasarkan diagram diatas dari 634 responden mahasiswa sebanyak 90 mahasiswa (14.19%) menyatakan sangat puas dengan pengelolaan keuangan pada semester genap tahun akademik 2022/2023 dan kategori puas sebanyak 473mahasiswa (74.6%) sedangkan kategori tidak puas sebanyak 65 mahasiswa (10.25%) dan sebanyak 6 mahasiswa (0.94%) menyatakan sangat tidak puas. Melihat hasil kepuasan mahasiswa maka pengelolaan keuangan tetap harus ditingkatkan.
Mahasiswa mengatakan sangat puas dan puas dengan petugas bagian administrasi keuangan memberikan pelayanan yang memuaskan, cepat, dan memiliki sifat sopan, ramah, jujur, dan dapat dipercaya. Pelayanan dinilai tidak puas karena pemberitahuan pembayaran kadang-kadang mendadak dan jadwal pembayaran belum terencana dengan baik karena jarak antar pembayaran terlalu berdekatan.
Tindak lanjut STIKes Bakti Utama Pati atas hasil survei kepuasan mahasiswa ialah meningkatkan kualitas pelayanan baik dalam pembelajaran teori, laboratorium, dan praktik klinik, layanan perpustakaan, layanan bidang kemahasiswaan, keuangan dan sarana prasarana; Memaksimalkan sarana dan prasarana dengan melakukan penambahan titik akses internet (router) pada tempat dengan jangkauan jaringan wifi yang rendah; melakukan pengecekan berkala serta perawatan pada sarana prasarana pembelajaran; Meningkatkan jumlah koleksi perpustakaan terkait ilmu kebidanan terbaru/ terupdate sesuai dengan mata kuliah per semester baik Prodi Diploma Tiga, Sarjana, dan Profesi Bidan; Melakukan sosialisasi kepada seluruh mahasiswa terkait pemanfaatan e-book di perpustakaan; Menambahkan jumlah koleksi buku minimal 3 eksemplar buku per judul; serta memonitoring dan mengevaluasi pelayanan setiap unit-unit kerja yang ada di STIKes Bakti Utama Pati. Dengan dilakukannya survei kepuasan mahasiswa ini, diharapkan mampu mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan institusi dan menjaga kepercayaan masyarakat kepada STIKes Bakti Utama Pati.
]]>