Suasana akademik menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan iklim pembelajaran yang kondusif di perguruan tinggi, berdampak positif pada kualitas pembelajaran dan perkembangan keilmuan. Survei ini dilaksanakan oleh Pusat Penjaminan Mutu STIKes Bakti Utama Pati sebagai evaluasi berkala yang melibatkan mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan. Tujuannya untuk mendapatkan masukan komprehensif dan informasi tentang kepuasan civitas akademika serta perbaikan berkelanjutan.
Survei dilakukan secara online dengan menggunakan kuesioner berbasis skala likert (4 poin: kurang baik sampai sangat baik) kepada responden terdiri dari mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan.
Berdasarkan hasil survei kepuasan:
Survei juga mengungkapkan beberapa area yang perlu perbaikan, antara lain pengembangan sarana prasarana yang mendukung proses pembelajaran seperti akses wifi yang masih kurang stabil, serta peningkatan literasi digital dosen untuk publikasi artikel ilmiah. Selain itu, pengembangan kompetensi tenaga kependidikan di bidang teknologi informasi juga menjadi perhatian.
Hasil survei kepuasan suasana akademik menunjukkan bahwa STIKes Bakti Utama Pati telah berhasil menciptakan iklim akademik yang sangat baik dan kondusif. Tingginya tingkat kepuasan menjadi modal penting untuk terus meningkatkan kualitas layanan akademik, pengembangan fasilitas, serta dukungan dan partisipasi civitas akademika untuk kemajuan perguruan tinggi.
]]>Hasil survei menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi:
Meski demikian, survei juga mengidentifikasi beberapa kendala, antara lain:
Menanggapi hal ini, institusi berkomitmen melakukan perbaikan berkelanjutan, termasuk pengembangan sistem digital untuk mendukung transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan keuangan serta sarana prasarana.
Survei ini menjadi bagian dari upaya STIKes Bakti Utama Pati untuk mewujudkan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan dan operasional. Hasil survei diharapkan menjadi acuan perbaikan yang berkesinambungan, selaras dengan visi dan misi institusi.
]]>
Pati, 7 Maret 2025 – Pusat Penjaminan Mutu (P2M) STIKes Bakti Utama Pati telah melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Semester Ganjil Tahun Akademik 2024/2025 pada tanggal 24–26 Februari 2025. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk memastikan seluruh program studi dan unit kerja menjalankan program sesuai dengan standar mutu yang telah ditetapkan.

Monev ini melibatkan seluruh program studi yaitu:
Pelaksanaan monev dilakukan oleh tim evaluator tersertifikasi berdasarkan SK Ketua STIKes Nomor 603/1.0/G-3/STIKES-BUP/I/2025. Evaluasi menggunakan instrumen berbasis modifikasi LAM-PTKes (2019) dan SNDIKTI (2020), meliputi sembilan kriteria utama:

Secara umum, hasil monev menunjukkan peningkatan kepatuhan terhadap standar mutu akademik dan tata kelola. Semua program studi memperoleh kategori “Baik” hingga “Sangat Baik” pada sebagian besar kriteria, terutama pada aspek visi-misi, kurikulum dan pembelajaran, serta sumber daya manusia. Hasil Penilaian Monev Prodi Diploma Tiga Kebidanan, Sarjana Kebidanan, Pendidikan Profesi Bidan, dan Sarjana Fisioterapi

Berdasarkan pada gambar diagram di atas maka dapat diuraikan hasil sebagai berikut:
Rata-rata hasil penilaian Monitoring dan Evaluasi (MONEV) Semester Ganjil Tahun Akademik 2024/2025 pada Program Studi Fisioterapi menunjukkan capaian yang masih relatif rendah dibandingkan dengan program studi lain di lingkungan institusi. Hal ini dikarenakan Program Studi SI Fisioterapi masih dalam tahap awal operasional kegiatan Tri Dharma.
Hasil rata-rata perolehan skor yang didapat dari penilaian kumulatif dari seluruh komponen yaitu: untuk Prodi D3 Kebidanan mendapat skor 88.732, untuk Prodi Sarjana Kebidanan mendapat skor 88.933, Prodi Profesi Bidan mendapat skor 88.963, dan Prodi Sarjana Fisioterapi 87.470. Berdasarkan perolehan skor tersebut maka dapat disimpulkan bahwa ketiga prodi masuk dalam kategori “Sangat Baik”.
Hasil monev ini menjadi tolok ukur peningkatan mutu berkelanjutan di STIKes Bakti Utama Pati. Beberapa rekomendasi perbaikan yang akan ditindaklanjuti antara lain:
Kegiatan monev ini diakhiri dengan penyerahan hasil evaluasi kepada Ketua STIKes dan rencana tindak lanjut untuk semester berikutnya. Melalui proses ini, STIKes Bakti Utama Pati menegaskan komitmennya terhadap akuntabilitas dan mutu pendidikan tinggi kesehatan yang unggul dan berkelanjutan.
Kegiatan Monev Internal Semester Ganjil 2024/2025 menunjukkan bahwa STIKes Bakti Utama Pati telah berada pada jalur peningkatan mutu yang positif.
Dengan keterlibatan aktif seluruh civitas akademika, hasil ini menjadi pijakan penting untuk menjaga keunggulan akademik dan profesionalisme dalam pelayanan pendidikan tinggi kesehatan.

STIKes Bakti Utama Pati memiliki peran dan tanggung jawab dalam menyelenggarakan proses pembelajaran sesuai dengan standar yang ditetapkan melalui program studi baik Diploma Tiga Kebidanan, Sarjana Kebidanan, dan Pendidikan Profesi Bidan untuk menilai persiapan pembelajaran profesi. Oleh karena itu, dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap proses pembelajaran maupun pendukung dalam pencapaian pembelajaran selama 6 bulan.
Pelaksanaan monitoring dan evaluasi semester ganjil tahun akademik 2023/2024 dilaksanakan pada tanggal 19-21 Maret 2024. Sasaran dalam kegiatan monitoring dan evaluasi internal adalah program studi di lingkungan STIKes Bakti Utama Pati, yang meliputi : Program Studi Diploma Tiga Kebidanan, Sarjana Kebidanan, dan Pendidikan Profesi Bidan. Pelaksanaan monev internal di STIKes Bakti Utama Pati dilakukan oleh tim monev yang minimal terdiri dari ketua, sekretaris dan anggota serta tim evaluator yang kompeten dan tersertifikasi yang diusulkan oleh Pusat Penjaminan Mutu (P2M) kepada Ketua STIKes untuk melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi yang ditetapkan dengan Surat Keputusan berdasarkan ketentuan yang berlaku. Pelaksanaan monev dilakukan dengan menggunakan instrumen yang telah dimodifikasi dengan mengacu pada instrument akreditasi LAM-PTKes tahun 2019 dan indikator standar mutu yang telah ditetapkan di lingkungan Stikes Bakti Utama Pati.

Secara keseluruhan, kegiatan monitoring dan evaluasi berjalan dengan baik, seperti yang disampaikan oleh ketua P2M ‘’Hasil monev kali ini untuk pelaksanaan dari ketiga prodi (Diploma Tiga kebidanan, Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan) telah memenuhi 90% dan hasil monev dapat dijadikan sebagai dasar dalam pengelolaan manajemen tata pamong prodi melalui fugsi manajemen organisasi yang meliputi planning, organizing, actuating dan controlling.
]]>Pelaksanaan survei kepuasan SDM bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan dosen dan tenaga kependidikan terhadap pengelolaan SDM di lingkungan STIKes Bakti Utama Pati, sekaligus sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan berkelanjutan dalam mendukung terciptanya lingkungan kerja yang profesional, kondusif, dan berorientasi mutu.
Jumlah responden dalam survei ini sebanyak 64 orang yang terdiri dari 38 dosen dan 26 tenaga kependidikan, meliputi tenaga administrasi, laboran, operator, programmer, pustakawan, dan teknisi. Pengumpulan data dilakukan secara daring melalui kuesioner online menggunakan metode total sampling, sehingga seluruh dosen dan tenaga kependidikan memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan penilaian dan masukan secara objektif.
Instrumen survei mencakup berbagai aspek pengelolaan SDM, antara lain perencanaan SDM, rekrutmen dan seleksi, orientasi dan penempatan pegawai, pengembangan dan retensi SDM, pemberhentian pegawai, serta sistem remunerasi, penghargaan, dan sanksi. Jumlah pernyataan dalam instrumen survei terdiri dari 39 pernyataan untuk dosen dan 38 pernyataan untuk tenaga kependidikan.
Hasil survei menunjukkan bahwa secara umum tingkat kepuasan SDM berada pada kategori baik. Sebanyak 68,75 persen responden menyatakan puas, sementara 31,25 persen menyatakan cukup puas, dan tidak terdapat responden yang menyatakan kurang puas. Hasil ini menunjukkan bahwa mayoritas dosen dan tenaga kependidikan menilai pengelolaan SDM di STIKes Bakti Utama Pati telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Meskipun hasil survei menunjukkan tingkat kepuasan yang cukup tinggi, institusi tetap menjadikan hasil ini sebagai dasar untuk melakukan peningkatan kualitas pengelolaan SDM. Beberapa aspek yang masih perlu mendapat perhatian lebih lanjut adalah pengembangan dan pembinaan SDM, khususnya dalam perluasan akses terhadap informasi kegiatan pengembangan kompetensi yang sesuai dengan bidang dan keahlian masing-masing pegawai.

Melalui pelaksanaan survei kepuasan SDM Tahun Akademik 2023/2024 ini, STIKes Bakti Utama Pati menegaskan komitmennya untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan sumber daya manusia, sebagai upaya mendukung pencapaian visi dan misi institusi serta peningkatan kualitas layanan pendidikan tinggi di bidang kesehatan.
]]>Kepuasan diartikan sebagai suatu kondisi dimana keinginan dan harapan dapat terpenuhi, berarti kepuasan layanan yang diperoleh civitas akademika adalah kenyamanan yang diperoleh oleh civitas akademika di kampus STIKes Bakti Utama Pati atas pelayanan yang diberikan. Setiap layanan yang ada seharusnya dilakukan evaluasi berkesinambungan untuk mengetahui apakah layanan yang diberikan sudah cukup baik atau tidak dan juga bisa diketahui layanan di bagian mana yang sudah memadai atau yang masih perlu dilakukan perbaikan-perbaikan.
Survei kepuasan terhadap layanan publik di STIKes Bakti Utama Pati dilaksanakan untuk mengetahui kualitas layanan atas unit-unit berdasarkan respon dari mahasiswa. Survei kepuasan tersebut juga dilakukan untuk mengetahui efektivitas layanan yang telah dilakukan dan bertujuan meningkatkan kualitas layanan dari setiap di STIKes Bakti Utama Pati.
Sebagaimana tujuan dari kegiatan survei yaitu mengetahui indeks kepuasan civitas akademika terhadap unit-unit layanan di STIKes Bakti Utama Pati, maka kegiatan survei ini dilaksanakan di STIKes Bakti Utama Pati yang beralamat di Jl. Ki Ageng Selo No.15 Pati pada bulan Agustus 2023. Jenis survei yang digunakan adalah deskriptif analisis pendekatan waktu yang digunakan adalah cross sectional.
Dalam pelaksanaan survei kepuasan mahasiswa terkait layanan kemahasiswaan, layanan perpustakaan dan layanan pengelolaan sarana prasarana dan keuangan semester genap tahun akademik 2022/2023, sampel yang diambil menggunakan teknik total sampling dan purposive sampling. Kriteria responden yang digunakan dalam kegiatan survei kepuasan civitas semester ganjil tahun akademik 2022/2023 adalah seluruh mahasiswa aktif yang tercatat dalam PDDIKTI pada semester genap tahun akademik 2022/2023. Sehingga jumlah responden untuk total sampling pada survei ini adalah 508 responden dan untuk aspek pendidikan pratik laboratorium dengan teknik purposive sampling sebanyak 59 responden.
Pada aspek pendidikan teori, hasil survei digambarkan dalam diagram berikut:

Diagram di atas menunjukkan tingkat kepuasan mahasiswa terhadap proses pembelajaran dengan hasil penilaian dalam kategori sangat puas sebanyak 243 mahasiswa (38.3%), kategori puas sebanyak 231 mahasiswa (36.4%), kategori tidak puas sebanyak 153 mahasiswa (24.1%) dan kategori sangat tidak puas sebanyak 7 mahasiswa (1.1%).
Mahasiswa mengatakan sangat puas dengan ruang kuliah yang tertata dengan bersih, rapi, sejuk, dan nyaman. Mahasiswa merasa puas dengan materi perkuliahan yang diberikan secara jelas oleh dosen. Mahasiswa mengatakan bahwa tenaga kependidikan memberikan pelayanan administrasi dengan baik dan membantu mahasiswa dalam pemenuhan sarana prasarana pembelajaran.
Pada aspek pendidikan praktik laboratorium, hasil survei digambarkan dalam diagram berikut:

Berdasarkan diagram diatas diketahui bahwa kepuasan mahasiswa terhadap mutu layanan laboratorium pada kategori sangat puas yaitu sebanyak 14 mahasiswa (24.1%), kategori puas yaitu sebanyak 34 mahasiswa (58.6%), kategori tidak puas sebanyak 9 mahasiswa (15.5%), dan sangat tidak puas sebanyak 1 mahasiswa (1.7%).
Mahasiswa mengatakan sangat puas dan puas karena terdapat penambahan beberapa alat modern yang menunjang pembelajaran laboratorium, sarana prasarana yang lengkap seperti AC dan ruangan yang rapi, bersih, pencahayaan yang baik, dan luas, beberapa staf laboran bersikap ramah, dan memberikan pelayanan yang baik terkait peminjaman dan pengembalian alat serta persiapan ruang, dan dosen memberikan demonstrasi praktikum dengan baik sehingga mahasiswa mudah memahami pembelajaran laboratorium.
Beberapa mahasiswa merasa tidak puas karena jadwal pembelajaran laboratorium yang sering mengalami perubahan di mana dosen tidak dapat hadir sesuai jadwal yang telah ditetapkan dikarenakan adanya kepentingan yang lebih urgent. Selain itu, beberapa mahasiswa menilai beberapa alat praktikum yang tersedia kurang layak untuk digunakan sebagai media praktikum seperti sphygmomanometer. Serta keluhan mahasiswa secara personalia, beberapa laboran terkesan kurang ramah kepada mahasiswa.
Pada aspek pendidikan praktik klinik, hasil survei digambarkan dalam diagram berikut:

Berdasarkan diagram di atas diketahui bahwa kepuasan mahasiswa terhadap mutu layanan bimbingan praktik klinik meliputi orientasi rumah sakit dan ruangan, bimbingan CI dan pembimbing akademik, penugasan, dan sarana prasarana pendukung pecapaian kompetensi pada katergori sangat puas yaitu sebanyak 251 mahasiswa (39.6%), kategori puas yaitu sebanyak 230 mahasiswa (36.3%), kategori tidak puas sebanyak 143 mahasiswa (22.6%) dan sangat tidak puas sebanyak 10 mahasiswa (1.6%).
Mahasiswa mengatakan sangat puas dan puas karena CI, kepala ruang dan bidan memfasilitasi pencapaian kompetensi mahasiswa. Mahasiswa diberikan kebebasan mengekspresikan diri untuk mencapai kompetensi sehingga mahasiswa menikmati praktik klinik dan merasa lebih paham, terampil dan berkembang setelah praktik. CI mengarahkan dan membimbing mahasiswa dalam pencapaian target. Pembimbing akademik memfasilitasi bimbingan dan konsultasi dengan baik terkait pencapaian target kompetensi mahasiswa.
Pada aspek layanan perpustakaan, hasil survei digambarkan dalam diagram berikut:

Berdasarkan diagram di atas diketahui bahwa kepuasan mahasiswa terhadap mutu layanan perpustakaan meliputi sarana prasarana, koleksi, sirkulasi dan referensi pada kategori sangat puas yaitu sebanyak 134 mahasiswa (20.6%), kategori puas yaitu sebanyak 388 mahasiswa (61.2%), kategori tidak puas sebanyak 108 mahasiswa (17%) dan sangat tidak puas sebanyak 4 mahasiswa (0.6%).
Mahasiswa mengatakan sangat puas dan puas karena suasana di perpustakaan tidak gaduh dan nyaman, penataan kursi dan meja baca strategis, rapi dan bersih, tersedia komputer untuk mengakses katalog perpustakaan, dan petugas perpustakaan memberikan pelayanan dengan ramah dan baik. Beberapa mahasiswa mengatakan tidak puas dan sangat tidak puas karena buku-buku koleksi penunjang ilmu kebidanan belum update, judul buku referensi yang kurang lengkap, jumlah e-book yang terbatas, dan mahasiswa masih merasa bingung terhadap alur peminjaman buku, cara akses e-book, dan penggunaan e-library.
Pada aspek layanan kemahasiswaan, hasil survei digambarkan dalam diagram berikut:

Berdasarkan diagram tersebut dapat diketahui bahwa sebagian besar kepuasan mahasiswa dalam kategori sangat puas terhadap pelayanan dosen, tenaga kependidikan, pengelola maupun sarana dan prasarana yaitu sebanyak 95 mahasiswa (14.98%), kemudian kategori puas sebanyak 420 mahasiswa (66.24%), kategori tidak puas sebanyak 94 mahasiswa (14.82%) dan kategori sangat tidak puas sebanyak 25 mahasiswa (3.94%).
Mahasiswa mengatakan sangat puas dan puas karena dosen mempunyai kepedulian dalam memberikan perhatian kepada mahasiswa, tenaga kependidikan mempunyai keandalan dan kemampuan dalam memberikan pelayanan terhadap mahasiswa, dan pengelola program studi dan perguruan tinggi memberikan pelayanan sesuai dengan ketentuan. Mahasiswa mengatakan tidak puas karena dosen slow response dalam melakukan bimbingan skripsi dan kurang cepat dalam menanggapi konsultasi via chatting, respon tenaga pengajar serta tenaga kepegawaian yang kurang ramah kepada mahasiswa serta jaringan wifi yang tersedia sering mengalami trouble.
Pada aspek layanan pengelolaan sarana, prasarana, dan keuangan, hasil survei digambarkan dalam diagram berikut:

Berdasarkan diagram diatas dari 634 responden mahasiswa sebanyak 142 mahasiswa (22.39%) menyatakan sangat puas, sebanyak 360 mahasiswa (56.78%) merasa puas, sebanyak 93 mahasiswa (14.66%) merasa tidak puas dan sebanyak 39 mahasiswa (6.15%) menyatakan sangat tidak puas dengan pengelolaan sarana dan prasarana pada semester genap tahun akademik 2022/2023.
Mahasiswa mengatakan sangat puas dan puas dengan mekanisme playanan di bagian peminjaman dan pengembalian sarana pembelajaran yang mudah diakses dan cepat. Petugas bagian sarpras memiliki ketelitian dalam mengecek sarana dan prasarana yang akan dipinjam dan yang telah dikembalikan. Mahasiswa mengatakan tidak puas karena petugas kurang tanggap terhadap sarpras yang telah rusak, seperti laptop yang lemot dan wifi yang kadang error.
Pada aspek layanan pengelolaan keuangan, hasil survei digambarkan dalam diagram berikut:

Berdasarkan diagram diatas dari 634 responden mahasiswa sebanyak 90 mahasiswa (14.19%) menyatakan sangat puas dengan pengelolaan keuangan pada semester genap tahun akademik 2022/2023 dan kategori puas sebanyak 473mahasiswa (74.6%) sedangkan kategori tidak puas sebanyak 65 mahasiswa (10.25%) dan sebanyak 6 mahasiswa (0.94%) menyatakan sangat tidak puas. Melihat hasil kepuasan mahasiswa maka pengelolaan keuangan tetap harus ditingkatkan.
Mahasiswa mengatakan sangat puas dan puas dengan petugas bagian administrasi keuangan memberikan pelayanan yang memuaskan, cepat, dan memiliki sifat sopan, ramah, jujur, dan dapat dipercaya. Pelayanan dinilai tidak puas karena pemberitahuan pembayaran kadang-kadang mendadak dan jadwal pembayaran belum terencana dengan baik karena jarak antar pembayaran terlalu berdekatan.
Tindak lanjut STIKes Bakti Utama Pati atas hasil survei kepuasan mahasiswa ialah meningkatkan kualitas pelayanan baik dalam pembelajaran teori, laboratorium, dan praktik klinik, layanan perpustakaan, layanan bidang kemahasiswaan, keuangan dan sarana prasarana; Memaksimalkan sarana dan prasarana dengan melakukan penambahan titik akses internet (router) pada tempat dengan jangkauan jaringan wifi yang rendah; melakukan pengecekan berkala serta perawatan pada sarana prasarana pembelajaran; Meningkatkan jumlah koleksi perpustakaan terkait ilmu kebidanan terbaru/ terupdate sesuai dengan mata kuliah per semester baik Prodi Diploma Tiga, Sarjana, dan Profesi Bidan; Melakukan sosialisasi kepada seluruh mahasiswa terkait pemanfaatan e-book di perpustakaan; Menambahkan jumlah koleksi buku minimal 3 eksemplar buku per judul; serta memonitoring dan mengevaluasi pelayanan setiap unit-unit kerja yang ada di STIKes Bakti Utama Pati. Dengan dilakukannya survei kepuasan mahasiswa ini, diharapkan mampu mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan institusi dan menjaga kepercayaan masyarakat kepada STIKes Bakti Utama Pati.
]]>Pelaksanaan survei kepuasan SDM bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan dosen dan tenaga kependidikan terhadap pengelolaan sumber daya manusia, sekaligus menjadi dasar evaluasi dalam rangka peningkatan mutu layanan dan kualitas pengelolaan SDM di lingkungan STIKes Bakti Utama Pati.
Survei diikuti oleh 37 responden yang terdiri dari 19 dosen dan 18 tenaga kependidikan, meliputi tenaga administrasi, laboran, pustakawan, operator, programmer, dan teknisi. Pengumpulan data dilakukan secara daring menggunakan kuesioner online dengan metode total sampling, sehingga seluruh dosen dan tenaga kependidikan berkesempatan memberikan penilaian secara menyeluruh dan objektif.
Instrumen survei mencakup berbagai aspek pengelolaan SDM, antara lain perencanaan SDM, rekrutmen dan seleksi, orientasi dan penempatan pegawai, pengembangan dan retensi SDM, pemberhentian pegawai, serta sistem remunerasi, penghargaan, dan sanksi. Jumlah pernyataan dalam instrumen survei sebanyak 38 pertanyaan yang disusun untuk menggambarkan kondisi pengelolaan SDM secara komprehensif.
Hasil survei menunjukkan bahwa tingkat kepuasan SDM di STIKes Bakti Utama Pati berada pada kategori tinggi. Pada aspek perencanaan SDM, sebanyak 81,1 persen responden menyatakan puas. Aspek rekrutmen, seleksi, orientasi, dan penempatan SDM memperoleh tingkat kepuasan sebesar 78,4 persen. Sementara itu, aspek pengembangan dan retensi SDM mencatat tingkat kepuasan tertinggi dengan persentase 89,2 persen. Aspek pemberhentian pegawai memperoleh tingkat kepuasan 86,5 persen, dan aspek remunerasi, penghargaan, serta sanksi mencapai 83,8 persen. Tidak terdapat responden yang menyatakan kurang puas pada seluruh aspek yang dinilai.

Secara umum, hasil survei menunjukkan bahwa pengelolaan SDM di STIKes Bakti Utama Pati telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan prinsip tata kelola yang profesional dan humanis. Meskipun demikian, beberapa masukan dari responden menjadi perhatian institusi, antara lain terkait beban kerja yang dirasakan cukup tinggi serta perlunya peningkatan sosialisasi kepegawaian dan pelatihan pengembangan kompetensi secara berkelanjutan.
Sebagai tindak lanjut, institusi berkomitmen untuk melakukan perbaikan dan penguatan pada aspek-aspek yang masih memerlukan peningkatan, khususnya dalam pengelolaan beban kerja, peningkatan program pelatihan SDM, serta optimalisasi sistem komunikasi dan sosialisasi kebijakan kepegawaian. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kepuasan dan kinerja dosen serta tenaga kependidikan secara berkelanjutan.
Melalui pelaksanaan Survei Kepuasan SDM Tahun Akademik 2022/2023 ini, STIKes Bakti Utama Pati menegaskan komitmennya dalam membangun lingkungan kerja yang profesional, kondusif, dan berorientasi pada mutu, guna mendukung pencapaian visi dan misi institusi serta peningkatan kualitas layanan pendidikan tinggi di bidang kesehatan.
]]>